<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: TANAH PERTANIAN DALAM POLITIK EKONOMI ISLAM</title>
	<atom:link href="http://iqtishadi.wordpress.com/2008/06/03/tanah-pertanian-dalam-politik-ekonomi-islam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://iqtishadi.wordpress.com/2008/06/03/tanah-pertanian-dalam-politik-ekonomi-islam/</link>
	<description>Saatnya Ekonomi Islam Menjadi Solusi Ekonomi Dunia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 31 Jul 2009 02:21:22 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: iqbal280282</title>
		<link>http://iqtishadi.wordpress.com/2008/06/03/tanah-pertanian-dalam-politik-ekonomi-islam/#comment-29</link>
		<dc:creator>iqbal280282</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 12:30:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iqtishadi.wordpress.com/?p=30#comment-29</guid>
		<description>Statement di atas dimaksudkan sebagai berikut : Lahan pertanian adalah lahan yang produktif, tidak diizinkan untuk mati atau didiamkan saja. Karena sejatinya tanah itu menghasilkan, apalagi tanah tersebut adalah tanah yang subur untuk ditanami. Maka pemerintah wajib melindungi tanah tersebut agar tetap diperuntukkan untuk pertanian yang produktif.

Jika seseorang mendapatkan warisan, maka jelas tanah tersebut milik anak yang mendapatkan warisan, maka sebaiknya anak tersebut mencari partner yang bisa mengelola tanah pertanian tersebut dan melakukan bagi hasil. Bukan malah didiamkan atau dijual untuk dibangun mal. Secara kepemilikan sih sah-sah saja, tp secara politik ekonominya tidak dibenarkan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Statement di atas dimaksudkan sebagai berikut : Lahan pertanian adalah lahan yang produktif, tidak diizinkan untuk mati atau didiamkan saja. Karena sejatinya tanah itu menghasilkan, apalagi tanah tersebut adalah tanah yang subur untuk ditanami. Maka pemerintah wajib melindungi tanah tersebut agar tetap diperuntukkan untuk pertanian yang produktif.</p>
<p>Jika seseorang mendapatkan warisan, maka jelas tanah tersebut milik anak yang mendapatkan warisan, maka sebaiknya anak tersebut mencari partner yang bisa mengelola tanah pertanian tersebut dan melakukan bagi hasil. Bukan malah didiamkan atau dijual untuk dibangun mal. Secara kepemilikan sih sah-sah saja, tp secara politik ekonominya tidak dibenarkan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Lahandi</title>
		<link>http://iqtishadi.wordpress.com/2008/06/03/tanah-pertanian-dalam-politik-ekonomi-islam/#comment-28</link>
		<dc:creator>Lahandi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2009 04:45:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iqtishadi.wordpress.com/?p=30#comment-28</guid>
		<description>&quot;seseorang yang mampu mengolah lahan harus memiliki lahan sementara siapapun yang tidak mampu dan tidak mau mengolah lahan maka tidak dibenarkan untuk menguasai lahan pertanian.&quot;

Jadi, misalnya, ada anak Petani, dapet warisan tanah pertanian dari bapaknya, tapi sang anak ini ga bisa mengelola tanah tersebut, terus ada developer  mal tertarik sama tanahnya, berarti si anak petani ini sebaiknya jual aja, gitu ya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;seseorang yang mampu mengolah lahan harus memiliki lahan sementara siapapun yang tidak mampu dan tidak mau mengolah lahan maka tidak dibenarkan untuk menguasai lahan pertanian.&#8221;</p>
<p>Jadi, misalnya, ada anak Petani, dapet warisan tanah pertanian dari bapaknya, tapi sang anak ini ga bisa mengelola tanah tersebut, terus ada developer  mal tertarik sama tanahnya, berarti si anak petani ini sebaiknya jual aja, gitu ya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: iqbal280282</title>
		<link>http://iqtishadi.wordpress.com/2008/06/03/tanah-pertanian-dalam-politik-ekonomi-islam/#comment-23</link>
		<dc:creator>iqbal280282</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 05:06:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iqtishadi.wordpress.com/?p=30#comment-23</guid>
		<description>salam juga... apa yang kiranya encik dapat komen?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam juga&#8230; apa yang kiranya encik dapat komen?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: encik afify</title>
		<link>http://iqtishadi.wordpress.com/2008/06/03/tanah-pertanian-dalam-politik-ekonomi-islam/#comment-22</link>
		<dc:creator>encik afify</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 08:44:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iqtishadi.wordpress.com/?p=30#comment-22</guid>
		<description>salam......saya nak komen kerja awak kerana banyak info yang berguna untuk pelajar tidak ada.........</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam&#8230;&#8230;saya nak komen kerja awak kerana banyak info yang berguna untuk pelajar tidak ada&#8230;&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Afif Amrullah</title>
		<link>http://iqtishadi.wordpress.com/2008/06/03/tanah-pertanian-dalam-politik-ekonomi-islam/#comment-20</link>
		<dc:creator>Afif Amrullah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 22:17:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iqtishadi.wordpress.com/?p=30#comment-20</guid>
		<description>tetapi banyak yang menganggap pancasila sebagai ideologi, di zaman ORBA pancasila sempat mau dijadikan sebagai Ideologi tunggal. melebarkan sayap maksud saya, anda melakukan road show ke daerah2 muslim untuk menyebarkan dan melaksanakan wacana yang anda bangun. :)

mohon maaf lahir dan bathin, selamat menunaikan ibadah puasa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tetapi banyak yang menganggap pancasila sebagai ideologi, di zaman ORBA pancasila sempat mau dijadikan sebagai Ideologi tunggal. melebarkan sayap maksud saya, anda melakukan road show ke daerah2 muslim untuk menyebarkan dan melaksanakan wacana yang anda bangun. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>mohon maaf lahir dan bathin, selamat menunaikan ibadah puasa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
